Museum Balaputra Dewa

Sudah lama sekali sejak mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin, akhirnya saya berkesempatan mengunjungi Museum Balaputra Dewa. Sudah agak lama sebenarnya kunjungan saya ke Museum ini, sekitar bulan Agustus lalu, tapi tak apa kalau diceritakan sekarang kan?

Dari bandara saya menggunakan jasa tukang ojek untuk mengantarkan menuju Museum ini. Lokasi museum ini memang tidak mencolok, di km 5,5. jalan Srijaya.  Setelah sampai di lokasi, saya sedikit terkejut, karena sebenarnya saya sering kesini, di dekat jalan Srijaya itu ada loket travel yang sering saya naiki jika ingin ke Sekayu, namun saya tidak tahu kalau Museum Balaputra Dewa ada di dekat situ. “tau gitu dari dulu udah saya datengin ni museum, hahaha”
sepintas saya juga tidak melihat tanda yang menunjukan ada Museum di dalam gang tersebut.

Museum Balaputra Dewa belum buka ketika saya sampai disana, belum ada petugas jaga, hanya petugas kebersihan yang sedang sibuk menyapu bagian depan museum. Saya menunggu sambil mengambil beberapa foto di halaman depan Museum, tidak lama akhirnya saya dipersilahkan masuk oleh petugas setelah membayar tiket masuk sebesar Rp.2000,-. Ketika saya menanyakan booklet atau buku panduan, petugas menjawab tidak punya dan sedang mengajukan untuk dibuatkan booklet yang baru, ditambah lagi petugas sedikit mengeluh semenjak mereka berada di bawah Departemen Pendidikan urusan seperti itu jadi agak sulit. Saya hanya bisa tersenyum mendengarnya.

Ada 3 Ruang pamer (Galeri) di Museum ini plus 1 ruang khusus Galeri Budaya Malaka, kata penjaga nya ini merupakan bentuk kerja sama dengan pemerintahan Malaka, kata penjaga nya lagi di Museum Malaka sana juga ada ruang pamer khusus yang menampilkan kebudayaan Palembang dan Sriwijaya.

Tiga Ruang Pamer masing-masing menampilkan koleksi yang berbeda-beda dan dibagi sesuai dengan masa nya.

Galeri I Museum menampilkan koleksi dan temuan dari zaman pra sejarah, bercocok tanam sampai ke zaman perunggu yang ditemukan di seantero Sumatera Selatan. Aneka fosil, replika menhir, peralatan-peralatan yang digunakan pada masa itu. Bahkan diorama Gua Harimau juga ada di sini.

Galeri II Museum menampilkan koleksi dari masa Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang sampai masa Kemerdekaan Republik Indonesia. Peninggalan dari kerjaan Sriwijaya, prasasti dan arca ada disini. Koleksi bermacam naskah kuno dan numismatik pada masa kolonial juga ada galeri II ini dan masih banyak lagi.

dan yang terakhir Galeri III, disini memajang koleksi kebudayaan Palembang, seni ukir, perlengkapan dan peralatan rumah tangga sampai bermacam motif kain songket dan batik.

Ada juga beberapa koleksi yang berada di luar ruangan. Antara lain koleksi Arca yang ditemukan di beberapa lokasi di Sumatera Selatan, sayang kondisi nya tidak terawat dan informasi yang disampaikan juga tidak lengkap. Peta yang adapun kosong tidak menampilkan keterangan apapun.

Selain arca, koleksi yang dipajang di luar ruangan adalah Rumah Limas, Rumah adat Palembang. Gambar rumah limas yang kita lihat di lembaran uang Rp.10.000,- yang lama itu diambil dari sini.

Secara keseluruhan Museum Balaputradewa cukup bagus. Semua koleksi berada dalam kotak kaca dan disusun rapi sesuai dengan kategorinya. Informasi tentang koleksi juga cukup lengkap dan ada penunjuk arah untuk memudahkan pengunjung menikmati museum dan tidak melewatkan semua koleksi.

Tapi sayangnya Museum ini sama dengan museum yang lain, sepi peminat. Pada saat saya kesana, dari pagi sampai siang tidak ada pengunjung lain, hanya saya seorang. Catatan di Buku tamu pun untuk beberapa hari sebelumnya tidak sampai 10 orang yang berkunjung. Sangat disayangkan sekali, mungkin pihak terkait perlu mencari cara untuk menarik wisatawan ramai-ramai berkunjung ke Museum Balaputra Dewa ini.

oiya…maaf ini foto-foto nya sedikit, selain sebenarnya ada larangan mengambil foto di Museum, tiap saya foto koleksi yang ada di ruang pamer hasilnya kebayakan gak fokus… entah cahaya yang kurang, kamera hp saya yang error atau ada faktor laen… 🙂

mendingan langsung aja ke Balaputra Dewa ya untuk melihat langsung koleksi-koleksinya 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Museum Balaputra Dewa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s