Jakarta Pusat (iii)… Masjid Istiqlal

26 September 2014

Dari museum Gajah saya melanjutkan perjalanan menuju Masjid Istiqlal, saya bermaksud untuk sholat Jumat disana, sekaligus juga bertemu dengan seorang sahabat.

Perjalanan dari Museum Gajah ke Masjid Istiqlal memakan waktu kurang lebih 20 menit menurut peta di hp saya, saya berjalan ditemani matahari yang mulai bersinar terik, karena memang hari sudah menjelang siang, berbeda dengan ketika saya berjalan dari Monas menuju Museum Gajah yang sejuk dan dingin.

Peta di handphone saya mengarahkan menuju gerbang Istiqlal yang biasa untuk dilalui mobil, dan gerbang itu belum dibuka. Saya jadi agak sedikit bingung dibuatnya, “harus lewat mana kalau gerbang nya belum dibuka, beruntung di depan saya ada dua orang bapak-bapak yang sepertinya punya tujuan yang sama. Jadi saya ikuti saja mereka, dan sampai lah saya di Masjid Terbesar di Asia Tenggara ini.

Sekali lagi saya dibuat bingung dengan masjid ini, mungkin saking besarnya sehingga saya bingung pintu masuk dan tempat wudhu nya dimana, hahaha.

Kami bertemu didalam masjid, beberapa menit sebelum petugas menyampaikan beberapa pengumuman sebelum sholat dimulai. Sampai-sampai harus diletakan tv agar jamaah dibelakang bisa melihat khotib yang sedang ceramah.

Selesai sholat kami tidak segera keluar dari masjid, saran dari sahabat ku ini sebaiknya menunggu sejenak karena jalan keluar pasti akan sangat ramai. Jadilah kami mengobrol untuk menghabiskan waktu sembari menunggu sekaligus merencanakan hendak kemana setelah ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s