“Keliling Jawa”…

Ya, judul yang tepat untuk menggambarkan perjalanan yang kami lakukan sekeluarga adalah “Keliling Jawa”. Perjalanan berawal dari Lampung, kemudian menyebrangi Selat Sunda dan perjalanan panjang mengelilingi Pulau Jawa pun dimulai.

Sebenernya perjalanan ini bukan tanpa tujuan, kepergian kami sekeluarga ini dikarenakan untuk mengantarkan my big bradda yang akan menikah, dia akan menikahi seorang wanita jawa, Jawa Timur tepatnya, dan untuk itu kami sekeluarga mempersiapkan semua untuk perjalanan panjang dengan tujuan Tulungagung, Jawa Timur.

Total yang berangkat pada hari Kamis 20 Desember itu adalah 10 orang, plus satu orang supir dari mobil rental -sang empu mobil tidak rela jika melepas mobil tanpa supir mereka sendiri-. 11 orang dibagi dalam dua mobil beriringan melewati jalur pantura, Alhamdulillah perjalanan lancar, kecuali di Jakarta yang macet nya bener-bener bikin orang stress, bagaimana tidak, jalan tol yang katanya bebas hambatan pun ternyata hanya bisa bergerak perlahan.

Jalur Pantura dilewati sampai Semarang, setelah itu, kami pindah ke Selatan sampai Tawang Mangu, melewati jalur berliku gunung Lawu, terus sampai Trenggalek, dan sampai di Tulungagung Sabtu pagi, 22 Desember.

Acara Pernikahan sebenernya akan digelar pada hari Selasa, 25 Desember, sengaja kami datang lebih awal untuk mempersiapkan semuanya. Walaupun tidak ada pesta besar, namun persiapan tetap perlu dan tidak boleh dianggap remeh.

Selepas acara tanggal 25 tersebut, kedua pengantin kami tinggal di Tulungagung, dan siang itu juga kami segera berpamitan untuk melanjutkan perjalanan, tujuan kali ini apalagi kalau bukan jalan-jalan sambil pulang, yah sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. 🙂

Dari Tulungagung, kami menuju Gresik, untuk bermalam di rumah saudara yang lain, baru ke esokan harinya 26 Desember, kami lanjut ke Sidoarjo untuk melihat lumpur Lapindo, dan kemudian menuju utara untuk melintasi langsung Jembatan Suramadu.

Sebenarnya masih ada tujuan lagi, yaitu Malang, tetapi hal itu urung dilakukan karena ada saudara yang sakit dan tidak enak badan. Jadilah kami langsung bergegas pulang, kali ini lewat jalur selatan karena ingin singgah sejenak di Jogjakarta.

Dari Jogjakarta, perjalanan lewat jalur selatan dilanjutkan sampai Bandung, trus kembali ke Jakarta untuk istirahat sejenak. 28 Desember malam perjalanan kembali ke Sumatera di lanjutkan, 29 Desember pagi akhirnya rombongan tiba di Lampung kembali dengan selamat dan seabrek barang-barang mulai dari oleh-oleh sampai belanjaan sepanjang perjalanan. Benar-benar melelahkan 🙂

#foto menyusul ya 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s