(ke Lombok) – Waktunya pulang…

Tidak terasa, bahkan sangat tidak terasa, kami harus kembali ke aktivitas masing-masing dan meninggalkan Lombok. Malam terakhir terasa sangat pendek, karena tiba-tiba matahari sudah membangunkan kami untuk segera bersiap.

Seharusnya saya, Dina dan Andi masih punya waktu full seharian karena pesawat kami ke jakarta berangkat pukul 17.50. Tetapi berbeda dengan Adenan dan Astur, mereka harus berada di Bandara pukul 12, karena pesawat mereka terbang pukul 1 siang. Dengan berat hati kami harus turut serta meninggalkan Lombok lebih cepat, dan kami memilih untuk menunggu waktu penerbangan di dalam Bandara.

Kami keluar dari hotel pukul 9, masih ada sekitar 3 jam plus perjalanan untuk mencari oleh-oleh. Tidak banyak tempat yang bisa kami kunjungi karena memang tidak ada waktu. Kami hanya singgah di tempat oleh-oleh makanan, yang juga menjual pakaian serta mutiara, tapi saya lupa namanya. Kemudian kami mengunjungi Desa yang memang terkenal dengan kain tenun nya. Disana kita bisa melihat juga proses penenunan kain yang dikerjakan oleh para wanita dari anak-anak sampai wanita dewasa. Karena menurut adat mereka, seorang wanita belum akan diperbolehkan menikah jika mereka belum bisa menenun. Adat yang sangat menarik 🙂

Pukul 12 lewat 15 kami sampai di Bandara Praya yang saat itu lebih ramai dari hari pertama kami datang. Disebelah Bandara (masih didalam kawasan Bandara) ada pasar, mungkin ini juga yang membuat Bandara ini ramai.

Setelah bersalam-salaman sebagai tanda perpisahan, Astur dan Adenan langsung check-in di loket pesawat masing-masing, sedangkan kami masih mencari-cari tempat menunggu yang santai. Dan kami menemukan sebuah resto kecil yang dirasa cukup untuk menunggu selama 3 jam. 🙂

Alhamdulillah pesawat kami tidak terlambat, sekitar pukul 6 sore, kami dipersilahkan masuk ke pesawat. Satu setengah jam kemudian pesawat mendarat mulus di Jakarta. Kami pun berpisah dengan Andi, karena dia langsung pulang ke Bekasi, sedangkan saya dan Dina menanti Damri yang akan mengantar kami ke Lebak Bulus sebelum di lanjut ke Pamulang.

Rinjani dan Lombok, lima hari ternyata belum cukup untuk menikmati keindahan pulau ini, kami pun berencana untuk mengunjunginya lagi di kemudian hari.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s