Happy Birthday Pap….!!
Arsip untuk September, 2007
29 september 2007…
Gamelan-ku..
ada perasaan sangat senang ketika kembali keruangan dimana dulu aku dan andri pernah bersama-sama mencoba bermain gamelan.
ya, akhirnya aku putuskan untuk kembali ke UKM Karawitan UGM, aku lupa namanya… ![]()
keadaan sedikit berubah, kalo dulu unit ini sepi sekali dari peminat, terhitung hanya 10 orang junior yang masuk pada waktu itu, bandingkan dengan sekarang yang mencapai lebih dari 40 orang, belum ditambah dengan yang tari.
tapi para senior mengatakan, keadaan seperti ini tidak akan berlangsung lama, mereka sepertinya optimis sekali bahwa jumlah 40 rang lebih tersebut akan berkurang lebih dari setengahnya pada akhir tahun nanti, aku hanya tersenyum mendengar itu, sambil berfikir dan menguatkan optimis dalam hati bahwa aku akan menjadi orang yang tetap berada disini sampai akhir..he..he..he..
aku baru mengikuti latihan sebanyak dua kali, dan rasa ketertarikan itu semakin menjadi-jadi, menurutku berlatih gamelan lebih menyenangkan dan menenangkan dari pada nge-band, musik gamelan ini memberikan sesuatu kenyamanan buatku, sungguh aku menyesal dahulu pernah meninggalkan gamelan, dan baru “setua” ini kembali untuk mulai kembali. tapi kan gak ada kata terlambat untuk memulai, ya kan ![]()
september, 19 2007
dulu gue pikir bakal susah, ternyata gampang aja…..gak perlu waktu seratus hari, kayak sebuah prolog dalam film White Valentine yang dibintangin oleh artis korea Jeon Ji Hyun…..ha..ha..ha..
mencoba untuk terus berpikir positif dan melihat dari sudut pandang yang berbeda, akhirnya dengan tenang dan santai gue dapat kembali ke jalur semula. aktifitas menjadi hal yang sangat membantu, isi hari-hari dengan beragam kegiatan hal itu akan membantu pikiranmu, dalam hal ini pikiran gue.
sedikit mungkin yang masih tersisa adalah, sebuah tanda tanya besar yang terkadang masih menyembul di dalam pikiran ketika hati hampa. namun hal itu tidak terlalu menyita waktu, selalu ada hal yang bisa menepis lajur pikiran itu menjadi lebih besar. dahulu adalah masa lalu, sekarang adalah saat ini, …..
Jewel in The Palace
akhirnya kemaren (hari rabu, tanggal 12 september 2007) serial yang tayang setiap hari mulai jam 5 sore di Indosiar ini selesai juga. walaupun kali ini merupakan penayangan yang kedua, tapi saya rasa rating yang didapat masih tetep tinggi.
apa sih yang menarik dari sinetron ini (klo bahasa indonesianya). menurut saya pribadi yang menjadi pemikat utama dari serial ini adalah latar belakang ceritanya yang konon katanya mengangkat sebuah cerita sejarah yang benar-benar terjadi di masa lalu negara korea, tentang seorang wanita yang menjadi tabib utama kerajaan pertama di Korea, walaupun telah mengalami pengembangan dan tentu saja wajib kiranya untuk memasukan unsur romansa dalam sebuah film, tetapi menurut saya masih dalam tahap wajar. setelah saya mencari beberapa informasi di situs-situs lain ternyata hal itu memang benar.
hal yang menarik kedua adalah, cerita perjuangan sang tokoh utama yang bernama jang geum yang dari kecil ditinggal mati kedua orang tuanya kemudian berusaha dengan gigih untuk masuk ke Istana untuk memenuhi keinginan ibunya yang menginginkan ia menjadi dayang utama dapur kerajaan seperti cita-cita ibunya dulu yang tidak kesampaian.
hal yang menarik ketiga adalah adegan per adegan yang menunjukan kegiatan para dayang dalam memasak makanan, hal itu sangat menarik buat saya, kemudian adegan-adegan pengobatan yang dilakukan oleh jang geum setelah dia berubah profesi dari dayang istana menjadi tabib karena suatu hal.
yah secara keseluruhan saya sangat menyukai serial ini, cerita yang menarik, setting gambar yang indah, gembaran sebuah adat kebudayaan yang kuat dan masih banyak lagi. banyak pesan-pesan moral yang disampaikan dari serial yang menceritakan perjuangan “kartini” Korea ini, salah satunya adalah bagaimana kita agar tidak mudah berputus asa dalam meraih sesuatu dan kegigihan dalam mengejar cita-cita.
yo’ll never walk alone…
entah sudah sejauh apa aku berjalan, kesadaranku akhirnya mulai kembali,…. keraguan dan kekahawatiran mulai mengikis optimisme dan semangat ku yang dulu.
sekarang aku ragu untuk melangkahkan kaki, melewati jalan yang dulu kurasa akan sangat menyenangkan. melewati jalan yang kuanggap sangat indah dengan bermacam pemandangan di kanan dan kiri-ku,……
pada awalnya aku merasa aku akan menemukan sesuatu yang menarik diujung jalan ini, pada awalnya aku bersemangat sekali, tidak peduli akan apapun yang berusaha menghalangi langkahku, pasti aku akan terus maju.
sekarang aku sudah lupa,…sejauh apa sudah aku berjalan, sudah sampai dimana aku melangkan, mana ujung jalan ini..?? dimana ???…harus sampai kapan aku berjalan…??? aku sudah lelah….!!
tapi apa yang harus aku perbuat sekarang..?? kembali..?? ya, mungkin hal yang terbaik yang harus aku lakukan adalah kembali…….
tapi, kemana harus aku kembali,…..dibelakangku tidak ada jalan sama sekali,…semua gelap……
ah…aku lelah sekali,………….. ya Allah, aku ingin kembali kepadaMu,….berilah aku jalan dan kekuatan ya Allah……..






Komentar Terakhir